Koleksi Museum

PENGANTIN SOLO BASAHAN

Salah satu koleksi pakaian pengantin yang dipamerkan di Mueum Indonesia, adalah Pengantin Solo Basahan.

Dahulu model busana ini hanya dikenakan untuk golongan bangsawan, namun sekarang telah menjadi busana pengantin untuk masyarakat umum.

PENABALAN DATUK (PENOBATAN DATUK)

Kepala adat atau suku di daerah Riau disebut dengan Datuk, sebagai orang yang dituakan oleh masyarakat. Datuk berfungsi sebagai penengah dan pengambil keputusan terhadap segala permasalahan.

 

KLEDI

Adalah alat musik tiup dari Suku Dayak Iban Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, terbuat dari labu dan batang-batang bambu kecil.

 

 

KAIN SONGKET

Kain songket motif belimbing dan ceplok dengan kepala kain motif tumpal. Motif kain seperti ini digunakan untuk pengantin atau upacara adat. berasal dari Palembang Sumatera Selatan

 


TOPENG GANESHA

Ganesha adalah putra Dewa Syiwa dengan Parwati yang diutus untuk mengalahkan Prabu Niladruka dari Glugutinatar yang sedang menyerang Suralaya. Ia dapat mengalahkan musuhnya dengan mempergunakan taringnya sebagai senjata. Orang Bali menganggap Ganesha sebagai lambang kebaikan sedangkan Niladruka lambang keburukan. Ganesha juga terkenal sebagai Dewa Kebajikan dan Ilmu Pengetahuan.

RUMAH LELAKI (JAMNA)

Bentuk rumah adat dari Jamna Irian Jaya adalah salah satu rumah adat koleksi Museum Indonesia. Rumah yang dikhususkan bagi laki-laki dan wanita dilarang untuk memasukinya. Selain sebagai tempat pendidikan bangunan ini juga merupakan rumah pemujaan bagi para arwah.


BUSUR & PANAH (Irian Jaya)

Orang Irian di pedalaman menggunakan busur dan panah untuk berburu binatang. Mata panah yang bercabang 3 (tiga) digunakan untuk berburu burung.